Senin, 30 Desember 2013

Tuan Tanah



Cangkulmu kini bermata dua
Karena alam sudah tak bersikap baik
Tuan tanah resah, angin kemarau tertawa
Merobek-robek harapan yang tertulis di angan

Tuan tanah kini sudah kehilangan tanahnya yang dulu
Tanahnya kini menjadi pasir yang berdebu kala tertiup angin
Sesak hela nafasnya
Malampun menjadi tinggi dan demam

 

Noval Irmawan
Purwokerto, 09 Desember 2013

0 komentar: